logo
Jumat, 27 Mei 2016 13:22:52
Baner

Astaga, Tarif Parkir Stasiun Naik! PDF Cetak E-mail
Rabu, 11 September 2013 06:35

Areal Parkir PT Reska di Sts Bogor/Commuterline.comPT KAI berencana menaikkan tarif parkir kendaraan yang berada di areal parkir milik mereka. Kenaikan nilai rupiah terhadap dolar sebagai alasannya.


Galibnya sebuah perusahaan, kini anak perusahaan PT KAI yang mengelola perparkiran, PT Reska Multi Usaha, juga mengeluh perihal kenaikan dolar Amerika yang berdampak pada "kinerja" usaha mereka. Dampak itu kemudian "diwujudkan" dalam putusan yang mesti ditanggung konsumen, yakni dinaikkannya biaya parkir kendaraan.

Senin lalu rencana kenaikan biaya parkir itu disampaikan oleh Direktur Operasional PT Reska Multi Usaha, Hari Sukoco. Menurut dia, tarif parkir sepeda motor yang sebelumnya Rp 2.000 untuk satu jam pertama dan Rp 1.000 untuk sejam berikutnya, kini menjadi Rp 3.000 untuk satu jam pertama dan Rp 1.000 pada satu jam berikutnya. Singkatnya, naik dari Rp 3.000 menjadi Rp 4.000 karena bisa dibilang jarang para pengguna kereta hanya parkir 2 jam. "Tarif maksimal Rp 5.000," kata Hari.

Ada pun untuk mobil naik dari Rp 4.000 untuk dua jam pertama dan Rp 2.000 untuk jam berikutnya berubah menjadi maksimal Rp 10.000. Tarif sebesar itu juga ditarik jika dua jenis kendaraan itu menginap "hanya" sehari. Kenaikan ini, menurut Hari, sebagai konsekwensi kenaikan biaya investasi karena melemahnya nilai rupiah terhadap kurs dolar Amerika.

Sampai saat ini PT Reksa mengelola sekitar 21 areal parkir di stasiun. Sebagian besar sudah berfungsi penuh sejak dua bulan lalu. Misalnya,  Stasiun Bogor, Cilebut, Bojonggede, Pondok Cina, Depok. Ada pun yang dalam penyelesaian, areal parkir Stasiun Cawang dan Stasiun Kebayoran Lama. Bisa dibilang inilah sumber keuangan baru untuk PT KAI yang sifatnya "cash". Setiap hari, misalnya, tak kurang seribuan sepeda motor parkir pada areal parkir di Stasiun Bogor yang dikelola PT Reska.

Tapi  kenaikan tarif ini mendapat sorotan tajam dari para penumpang yang selama ini membawa sepeda motor atau mobil. "Terlalu cepat kenaikan itu. PT KAI terlihat bernafsu mencari uang," kata Hendri, warga Kebon Pedes, Bogor, yang bekerja di Cawang. Sejak sebulan lalu Hendri selalu menitipkan sepeda motornya di areal parkir Stasiun Bogor. Menurut dia, mestinya PT KAI, dengan memiliki areal parkir luas, justru menetapkan tarif murah, agar banyak yang parkir di sana. "Ini seperti memakai kesempatan dalam kesempitan," katanya.

Sofian, warga Depok menunjuk minimnya sarana, seperti tidak adanya penutup areal parkir, sebagai sesuatu yang tak dipertimbangkan PT Reska. "Sepeda motor kepanasan, kehujanan, tapi dinaikkan tarifnya," ujarnya. "Padahal, kami naik kereta juga sudah membantu pemerintah mengurangi kemacetan lalu lintas,"katanya lagi.

Sejumlah pengelola parkir swasta kepada Commuterline menyatakan mereka  belum mempertimbangkan apakah mereka juga akan juga menaikkan tarif parkir atau belum. Tapi, sejumlah pengelola parkir yang kini areal parkir mereka sepi lantaran pelanggan mereka banyak yang pindah ke areal parkir PT Reska tengah mempertimbangkan rencana lain. "Kami sedang berpikir untuk justru tak perlu ikut-ikutan menaikkan tarif parkir," ujar seorang pengelola jasa penitipan sepeda motor di Jalan Kapten Muslihat, Bogor. Menurut dia, jika parkir milik PT KAI naik, maka pelanggannya yang kabur akan kembali ke tempatnya lagi. "Walau agak jauh dari stasiun, di tempat saya dilindungi, motor nggak kepanasan atau kehujanan," katanya. (Tang)


 

Suara Publik

Cari Dulu Kursi Prioritas

Minggu, 15 Mei 2016

Saya heran, makin banyak saja orang tak sadar bahwa kursi prioritas untuk orang-orang tertentu....
Selengkapnya...

Kacau Setelah Ditinggal Jonan

Senin, 08 Februari 2016

Mohon maaf, saya melihat kini PT Commuterline kacau setelah tak lagi dipimpin Ignatius Jonan yang...
Selengkapnya...

DIJUAL, DIJAMIN PUAS: MOBIL XENIA 2010

Minggu, 06 Desember 2015

DIJUAL CEPAT:  XENIA Plus, Delux, Family tahun 2010. Plat F (Bogor). Sangat terawat, pemakai...
Selengkapnya...

Masalah di Stasiun Bekasi

Senin, 02 November 2015

Kepada Kepala Stasiun Kereta Bekasi, mohon, diletakkan petugas keamanan di depan stasiun. Saya...
Selengkapnya...

Polsus Bergerak Dong

Jumat, 04 September 2015

Halo PT KAI, tolong donk polisi keretanya tegas meminta siapa pun yang tidak berhak duduk di tempat...
Selengkapnya...

Artikel lainnya...

Kabar Stasiun

Tiga Stasiun Berwajah Baru

Minggu, 15 Mei 2016

Tiga stasiun di jalur Tanahabang-Serpong  kemarin, hari Rabu diresmikan serentak. Peresmian dilakukan oleh  Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan...
Selengkapnya..

Tanahabang Pembersihan Lagi

Selasa, 26 April 2016

PT KAI sejak pekan lalu melakukan penggusuran terhadap bangunan liar yang ada di areal Stasiun Tanahabang. Sebuah buldoser hingga kemarin masih mengeruk tanah, menggilas...
Selengkapnya..

Palmerah Ada Mesin Tiket

Senin, 08 Februari 2016

Sejak dua minggu terakhir Stasiun Palmerah memiliki mesin tiket alias Commuter Line Ticket Vending Machine. Berdiri di sisi kanan, dekat loket, berjumlah dua buah,...
Selengkapnya..

Stasiun UI Perpanjang Peron

Senin, 02 November 2015

Stasiun Universitas Indonesia di jaluar Bogor-Jakarta  tengah memperpanjang peron. Sejak sebulan lalu, kiri kanan peron diperpanjang hingga mencapai sekitar 75 meter....
Selengkapnya..

2018 Dukuh Atas Jadi Pertemuan Transportasi

Kamis, 10 September 2015

Pada 2018, kawasan Dukuh Atas direncanakan akan menjadi titik pertemuan dari berbagai moda transportasi massal. Mulai dari yang saat ini eksis, seperti kereta rel...
Selengkapnya..

Artikel lainnya..

Opini

Dirut PT KAI

Minggu, 22 Mei 2016

article thumbnail Saya pernah iseng-iseng melakukan survei kepada 10 penumpang kereta, apakah mereka tahu nama direktur PT KAI. Terrnyata hampir semuanya tidak tahu. "Siapa ya? wah, memang...
Selengkapnya...

Ribut Kereta Cepat

Minggu, 07 Februari 2016

article thumbnail Klausul jaminan pemerintah itu muncul dalam draf perjanjian penyelenggaraan prasarana kereta cepat yang sedang dibahas oleh Kementerian Perhubungan dengan PT KCIC. Ada...
Selengkapnya...

Benahi Perlintasan Sebidang

Rabu, 09 Desember 2015

article thumbnail Petaka terjadi setelah bus Metro Mini menerobos jalur kereta yang hendak dilalui KRL Commuter Line Jatinegara-Angke. Menyebabkan Metro Mini terseret 200 meter, tabrakan itu...
Selengkapnya...

Artikel lainnya...

Kuliner

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini130
mod_vvisit_counterKemarin280
mod_vvisit_counterMinggu ini1233
mod_vvisit_counterMinggu kemarin1638
mod_vvisit_counterBulan ini6092
mod_vvisit_counterBulan kemarin1779
mod_vvisit_counterSemua287090

Online (20 minutes ago): 3
Your IP: 54.158.209.25
,
Now is: 2016-05-27 13:22

Baner

Copyright@2012 Commuterline.com . created by Ratim .