logo
Sabtu, 25 April 2015 11:14:02
Baner

Astaga, Tarif Parkir Stasiun Naik! PDF Cetak E-mail
Rabu, 11 September 2013 06:35

Areal Parkir PT Reska di Sts Bogor/Commuterline.comPT KAI berencana menaikkan tarif parkir kendaraan yang berada di areal parkir milik mereka. Kenaikan nilai rupiah terhadap dolar sebagai alasannya.


Galibnya sebuah perusahaan, kini anak perusahaan PT KAI yang mengelola perparkiran, PT Reska Multi Usaha, juga mengeluh perihal kenaikan dolar Amerika yang berdampak pada "kinerja" usaha mereka. Dampak itu kemudian "diwujudkan" dalam putusan yang mesti ditanggung konsumen, yakni dinaikkannya biaya parkir kendaraan.

Senin lalu rencana kenaikan biaya parkir itu disampaikan oleh Direktur Operasional PT Reska Multi Usaha, Hari Sukoco. Menurut dia, tarif parkir sepeda motor yang sebelumnya Rp 2.000 untuk satu jam pertama dan Rp 1.000 untuk sejam berikutnya, kini menjadi Rp 3.000 untuk satu jam pertama dan Rp 1.000 pada satu jam berikutnya. Singkatnya, naik dari Rp 3.000 menjadi Rp 4.000 karena bisa dibilang jarang para pengguna kereta hanya parkir 2 jam. "Tarif maksimal Rp 5.000," kata Hari.

Ada pun untuk mobil naik dari Rp 4.000 untuk dua jam pertama dan Rp 2.000 untuk jam berikutnya berubah menjadi maksimal Rp 10.000. Tarif sebesar itu juga ditarik jika dua jenis kendaraan itu menginap "hanya" sehari. Kenaikan ini, menurut Hari, sebagai konsekwensi kenaikan biaya investasi karena melemahnya nilai rupiah terhadap kurs dolar Amerika.

Sampai saat ini PT Reksa mengelola sekitar 21 areal parkir di stasiun. Sebagian besar sudah berfungsi penuh sejak dua bulan lalu. Misalnya,  Stasiun Bogor, Cilebut, Bojonggede, Pondok Cina, Depok. Ada pun yang dalam penyelesaian, areal parkir Stasiun Cawang dan Stasiun Kebayoran Lama. Bisa dibilang inilah sumber keuangan baru untuk PT KAI yang sifatnya "cash". Setiap hari, misalnya, tak kurang seribuan sepeda motor parkir pada areal parkir di Stasiun Bogor yang dikelola PT Reska.

Tapi  kenaikan tarif ini mendapat sorotan tajam dari para penumpang yang selama ini membawa sepeda motor atau mobil. "Terlalu cepat kenaikan itu. PT KAI terlihat bernafsu mencari uang," kata Hendri, warga Kebon Pedes, Bogor, yang bekerja di Cawang. Sejak sebulan lalu Hendri selalu menitipkan sepeda motornya di areal parkir Stasiun Bogor. Menurut dia, mestinya PT KAI, dengan memiliki areal parkir luas, justru menetapkan tarif murah, agar banyak yang parkir di sana. "Ini seperti memakai kesempatan dalam kesempitan," katanya.

Sofian, warga Depok menunjuk minimnya sarana, seperti tidak adanya penutup areal parkir, sebagai sesuatu yang tak dipertimbangkan PT Reska. "Sepeda motor kepanasan, kehujanan, tapi dinaikkan tarifnya," ujarnya. "Padahal, kami naik kereta juga sudah membantu pemerintah mengurangi kemacetan lalu lintas,"katanya lagi.

Sejumlah pengelola parkir swasta kepada Commuterline menyatakan mereka  belum mempertimbangkan apakah mereka juga akan juga menaikkan tarif parkir atau belum. Tapi, sejumlah pengelola parkir yang kini areal parkir mereka sepi lantaran pelanggan mereka banyak yang pindah ke areal parkir PT Reska tengah mempertimbangkan rencana lain. "Kami sedang berpikir untuk justru tak perlu ikut-ikutan menaikkan tarif parkir," ujar seorang pengelola jasa penitipan sepeda motor di Jalan Kapten Muslihat, Bogor. Menurut dia, jika parkir milik PT KAI naik, maka pelanggannya yang kabur akan kembali ke tempatnya lagi. "Walau agak jauh dari stasiun, di tempat saya dilindungi, motor nggak kepanasan atau kehujanan," katanya. (Tang)


 

Suara Publik

Keruwetan di Depan Sts Kebayoran

Selasa, 06 Januari 2015

Saya pengendara yang selalu melintas jalan di depan Stasiun Kebayoran Lama dari arah Bintaro kerap...
Selengkapnya...

Kumuh Lagi di Tanahabang

Sabtu, 20 Desember 2014

Perumahan kumuh mulai lagi dibangun di dekat Stasiun Tanahabang yang sebelumnya digusur. Jika...
Selengkapnya...

Toilet Minim Cilebut

Jumat, 12 Desember 2014

Mohon kepada Kepala Stasiun Cilebut, Bogor, masak wc/toilet di Stasiun Cilebut  cuma dua. Yakni,...
Selengkapnya...

Beri Pengumuman Ibu-ibu Itu

Jumat, 21 November 2014

Kepada petugas di stasiun yang memberi pengumanan, tolong diumumkan untuk para ibu-ibu yang membawa...
Selengkapnya...

Kenapa Dirobek

Senin, 20 Oktober 2014

Sebagai pengguna kereta jurusan Serpong-Tanahabang saya melihat banyak petunjuk yang biasa...
Selengkapnya...

Artikel lainnya...

Kabar Stasiun

Stas Kebayoran Baru Diperpanjang

Kamis, 09 April 2015

Hampir dua bulan ini Stasiun Kebayoran melakukan pembenahan, perbaikan peron. Pihak PT KAI memperpanjang peron agar kereta Commuterline sepuluh gerbong bisa dengan...
Selengkapnya..

Roti "O" di Cilebut

Minggu, 01 Februari 2015

Gerai Roti "O" muncul di Stasiun Cilebut, Bogor sejak pekan lalu. Menempati area dalam stasiun, di ruang tunggu, inilah gerai kedua  yang ada di dalam lokasi stasiun...
Selengkapnya..

Underpas di Sts Tambun

Selasa, 06 Januari 2015

Pembangunan underpas di dekat Stasiun Tambun terus dikebut. Tahun ini jika selesai, maka kemacetan berbelas tahun yang terjadi di pelintasan rel itu akan selesai....
Selengkapnya..

Makin Oke di Pondok Cina

Jumat, 21 November 2014

Stasiun Pondok Cina segera memiliki lahan parkir baru. Pekan ini pekerjaannya mulai tahap akhir dan segera bisa ditempati semua. Dibanding lahan parkir di Stasiun...
Selengkapnya..

Stasiun Palmerah Segera Jadi

Jumat, 07 November 2014

Renovasi stasiun Palmerah yang terletak antara Stasiun Tanahabang dan Stasiun Kebayoran mendekati titik akhir. Kemarin pembangunan anak tangga untuk naik ke lantai dua...
Selengkapnya..

Artikel lainnya..

Opini

Keji

Jumat, 24 April 2015

article thumbnail Sebagai petugas, sudah melakukan pekerjaannya dengan baik: menegur penumpang yang melanggar aturan. Dalam hal, Fajar Arif jelas melanggar, merokok sembarang di areal...
Selengkapnya...

Tindak Penumpang yang Tidur

Minggu, 12 April 2015

article thumbnailOleh:  Saladin Akhir-akhir ini pemandangan orang tidur di kereta semakin jamak. Terutama pada jam-jam malam, saat penumpang sepi. Mereka, tiduran  di tas kursi sepanjang...
Selengkapnya...

Jonan Hilang, datang Edi Muncul

Jumat, 07 November 2014

article thumbnail
Selengkapnya...

Artikel lainnya...

Kuliner

Warung Makan dan Warung Tenda depan Taman Makam Pahlawan Kalibata

Kamis, 24 Mei 2012

Kurang lebih 1 Km dari Pusdiklat ke arah Pasar Minggu, persis di depan TMP Kalibata, terdapat deretan warung-warung makan seperti Sate Blora, Pecel Pincuk, Soto Betawi, dll. Pada sore dan malam hari...
Selengkapnya...

Soto Kriuk

Kamis, 24 Mei 2012

Kalau Anda sedang berada di stasiun Gambir dan merasa kelaparan maka aku rekomendasikan satu tempat makan yang menarik. Namanya Soto Kriuk. Lokasinya di Stasiun selatan Gambir dekat kantor pusat...
Selengkapnya...

Artikel lainnya...

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini59
mod_vvisit_counterKemarin149
mod_vvisit_counterMinggu ini1060
mod_vvisit_counterMinggu kemarin1191
mod_vvisit_counterBulan ini3013
mod_vvisit_counterBulan kemarin0
mod_vvisit_counterSemua197823

Online (20 minutes ago): 4
Your IP: 54.167.177.207
,
Now is: 2015-04-25 11:14

Baner

Copyright@2012 Commuterline.com . created by Ratim .