Info Terbaru
Peristiwa Aliran Listrik Mati Kereta Commuterline Dipertanyakan Penumpang

Peristiwa Aliran Listrik Mati Kereta Commuterline Dipertanyakan Penumpang

Pengguna kereta commuterline terus mempertanyakan peristiwa matinya listrik pada Rabu, 24 April lalu yang membuat macetnya perjalanan kereta Jurusan Bogor-Jakarta PP.

Pasang iklan di kereta commuterline klik:  Pasang iklan di kereta commuterline dengan harga murah

Saat itu, pada pukul 07-08, terjadi kemacetan kereta akibat padamnya aliran listrik. Kejadian ini membuat kereta jurusan Jakarta – Bogor dan sebaliknya mengalami kemacetan antara Stasiun Lenteng Agung hingga Kalibata. “Pengumuman berkali-kali menyebut aliran padam sampai Kalibata,” ujar Wantiron, penumpang dari Cilebut.  Akibatnya, kereta berhenti di Stasiun Lenteng, Tanjungbarat, dan Pasar Minggu. Ratusan penumpang berhamburan dan bingung melihat situasi ini. “Lucu, bisa aliran listrik mati,” kata Wantiron.

Agen pasang iklan di kereta commuter line: Agen iklan kereta commuterline

Kendati sekitar 1,5 jam kemudian perjalanan kereta dimulai lagi, penumpang tetap menilai kejadian ini janggal. “Agak aneh, kenapa peristiwa ini bisa terjadi. Tak ada penjelasan apa yang terjadi sesungguhnya, benar-benar tidak profesional,” kata Rustam, warga Bogor yang mengaku bekerja di sebuah  kantor pengacara. Menurut Rustam, untuk transportasi semacam ini, listrik tiba-tiba mati, dan hidup tiba-tiba kembali adalah hal ajaib. “Intinya tidak profesional,” ujarnya.

Di sejumlah stasiun tempat kereta berhenti, tak ada penjelasan resmi apa yang membuat listrik bermasalah itu, juga tak ada penjelasan berapa lama akan hidup lagi. Penumpang hanya bisa pasrah dan menunggu. “Isi pengumuman hanya permintaan maaf berkali-kali, menyebalkan mendengar pengumuman semacam itu,” kata Rustam.

Pasang iklan di bus transjakarta dan lain-lain  klik: Pasang iklan di Bus Transjakarta, Damri, PPD, Mayasari

PT KAI hingga kini pun tak menjelaskan apa biang peristiwa ini selain, ada masalah yang menyebabkan aliran listrik mati. Dan penumpang, memang, terpasak harus mempercainya. (Ris)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates