Info Terbaru
Waduh, Rumah Susun di Stasiun Tanjung Barat Terganjal IMB

Waduh, Rumah Susun di Stasiun Tanjung Barat Terganjal IMB

KETIMBANG waswas lebih baik untuk sementara minat membeli rumah susun di Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan, direm dulu.

Promosi memang gencar dilakukan oleh tim marketing rumah susun berkonsep transit oriented development (TOD) itu. Peletakan batu pertama sudah dilakukan pada dua tahun silam. Namun, sampai sekarang belum terlihat ada pembangunan selain hanya pondasi.

Mau pasang iklan di kereta Commuterline, hubungi Pasang Iklan di Kereta Commuterline

Penyebab belum dibangunnya rumah susun tersebut lantaran sampai sekarang proyek tersebut belum mengantongo izin mendirikan bangunan (IMB). Tak adanya IMB lantaran terbentur pada status lahan.

Menurut Kepala Bidang Teknis Dinas Penanaman Modal dan PTSP DKI Jakarta, Iwan Kurniawan, status tanah tersebut adalah  hak pakai milik PT KAI. “Padahal untuk dapat IMB mesti ada Hak Guna Bangunan (HGB). Itu harus di HPL-kan (Hak Pengelolaan Lahan) dulu atas nama PT KAI,” katanya.

 Pasang iklan di bustransjarta: Pasang Iklan di seluruh bus Jabodetabek

Prosesnya, menurut dia, penanggung jawab proyek harus mengurus HPL dan HGB. Dengan demikian, nanti,  status tanah berupa HGB milik Perumnas di atas HPL milik PT KAI. Singkatnya, PT KAI mesti berkoordinasi dengan Perumnas agar pembangunan itu segera terwujud.

Berita Tempo: 500 Ribu orang Berebut Kursi PTN

Ada pun tentang pondasi, itu masih diijinkan sejauh tidak mendirikan bangunan.  Tampaknya memang sederhana soal syarat itu. Tapi, menurut seorang sumber, persoalannya adalah pada koordinasi PT KAI dan Perumnas dan BPN yang masih terganjal pada sejumlah hal. “Diskusi terus dilakukan,” katanya.

Sebelumnya, pada 15 Agustus 2017,  Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno memimpin groundbreaking TOD Stasiun Tanjung Barat. TOD adalah hunian yang mengintegrasikan kemudahan akses transportasi. Hadir saat itu  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Jadi, para konsumen. Sabar dan jangan terburu-buru. (sip)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates