Info Terbaru
Asyik, 2019 Kereta Tanahabang-Rangkas sehari 64 kali

Asyik, 2019 Kereta Tanahabang-Rangkas sehari 64 kali

Proyek pembangunan rel ganda dari stasiun kereta  Maja hingga stasiun Rangkasbitung di Banten akan segera rampung. Rel sepanjang 17,2 kilometer ini ditargetkan selesai akhir November 2018 dan bisa beroperasi penuh pada awal 2019.

Dengan berfungsi rel ganda ini nantinya, maka volume perjalanan kereta Commuter Line akan bertambah dua kali lipat. “Dari 32 perjalanan menjadi 64 perjalanan PP (Pulang Pergi),” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 22 November 2018.

Baca: Gratis Wisata Ke Pabrik Kereta Madiun

Saat ini, hanya ada satu jalur rel yang menghubungkan Stasiun Maja ke Rangkasbitung. Total perjalanan pulang pergi saat ini berjumlah 35 kali, bukan 32 kali.

Budi menjelaskan proyek ini dibangun dengan dana mencapai Rp 309,7 miliar menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun jamak, 2017-2018. Pengerjaan dilakukan dalam waktu 16 bulan lamanya. Walau begitu, dari catatan Tempo, proyek ini sebenarnya molor karena sudah pernah ditargetkan rampung Desember 2017.

Baca tulisan Tempo: Sopir Ojek Tersinggung Ucapan Prabowo

Pembangunan rel ganda ini merupakan bagian dari proyek besar rel ganda dan Jakarta hingga Pelabuhan Merak, Banten. Rel ganda di bangun agar frekuensi dan kecepatan laju kereta bisa ditingkatkan. Sebab selama ini, jalur dari Maja hingga Rangkasbitung, lalu ke Merak hanya memiliki rel tunggal yang membuat jumlah perjalanan kereta terbatas.

Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) Wiwik Widayanti mengatakan, masih ada hal-hal yang masih harus diperbaiki seiring dengan pembangunan jalur ganda ini. Diantaranya yaitu masih adanya beberapa stasiun di lintas Tanah Abang-Rangkasbitung yang belum bisa melayani 12 gerbong kereta. Stasiun tersebut yakni Kebayoran, Serpong, Cisauk, Tenjo dan Rangkasbitung.

Pasang iklan di kereta?  Hubungi  Jasa Spesialis Memasang Iklan di Kereta

Kemudian, kata Wiwik, hal lainnya adalah soal persinyalan di lintas ini yang masih bersifat tertutup atau petak jalan, dimana antar stasiun hanya bisa untuk satu kereta api saja. Selain itu, perlu dilakukan pengembangan stasiun Tanah Abang untuk meningkatkan kapasitas jalur KA. (Tempo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates