Info Terbaru
Sengsara Turun di Stasiun Sudirman
Penumpa Kereta di Prancis

Sengsara Turun di Stasiun Sudirman

Penumpang harus berjalan jauh untuk sampai ke pemberhentian Metromini. Perlu dicari solusi lain, apalagi pemberhentian itu tak efektif. Tanaman rusak diinjak, dan satpol seperti tak peduli

Atas nama ketertiban, Pemerintah DKI telah menata pemberhentian semua bus yang melintas di depan Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat,  Namun, akibatnya bencana bagi para penumpang kereta commuterline yang turun di sana. Para penumpang harus berjalan jauh untuk mencapai bus yang berhenti di dekat jembatan penyeberangan.

“Ini terlalu jauh,” kata Erline, 40 tahun, perempuan yang tinggal di Depok. Ia harus naik bus Metromini no 19 menuju kantornya di Blok M. Ia perlu jalan kaki sekitar 20 menit tertatih-tatih karena mengalami cidera di lututnya.

Mau memasang iklan di kereta commuterline hubungi Spesialis Iklan di Commuterline

Pemberhentian Metromini yang kini diawasi para satpol memang membuat banyak para pengguna menggerutu.  Jarak yang mestinya sekitar 100 meter, kini lebih dari itu. “Ini perintah dari atas,’ kata seorang satpol PP.

Penertiban ini sebenarnya baik. Sebelumnya para metromini ini berhenti sembarangan. Di depan stasiun. Pagar besi yang tinggi  di rusak, sehingga penumpang menerobos atau melompat. Tak ada ketertiban.

Cara mudah memasang iklan di Iklan di Commuterline dengan Harga Murah

Selanjutnya kemudian di pindah agak jauh, tapi itu pun masih tak tertib karena para sopir juga main serobot. Para polisi pamongpraja saat itu juga seperti tak tegas melihat ini semua.

Kini pemberhentian metromini diperintahkan lebih jauh lagi. Pemberhentian sekarang ini pun, selain sudah jauh, juga tetap saja tak tertib. Para kondektur menyilahkan penumpang untuk menerobos tanaman hias yang ditanam Pemda DKI sebagai jalan menuju pintu metromini.  Terhadap kejadin ini taka da para satpol yang menegur.

“Aneh benar, pemandangan ini. Tanaman diinjak-injak kelihatan sekali tak jelasnya aturan,” kata Imam, karyawan yang berkantor dekat pemberhentian metromini.

Menurut Sakul, penumpang Commuterline, penertiban metromini di depan Stasiun Sudirman sebenarnya bisa dilakukan dengan cara lain. Tak perlu mengorbankan penumpang harus berjalan kaki jauh. “Metromini tak perlu terlalu jauh, tapi cukup diatur perjalanannya. Jika sudah cukup penuh, jalan, tidak boleh ngetem terlalu  lama,” katanya.

Baca artikel dari Kompas Berburu Tiket Kereta Super Murah

Menurut dia, rata-rata penumpang hanya perlu angkutan sampai kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara. “Siapkan saja, angkutan gratis ke sana, semua beres,” ujarnya.

Kenyataannya memang demikian. Metromini yang penuh sesak itu, menjelang kantor itu, paling banyak tinggal lima penumpang. (Kir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates