Info Terbaru
Bangku Stasiun yang Membuat Sengsara

Bangku Stasiun yang Membuat Sengsara

Sampai kini persoalan bangku di stasiun pemberhentian kereta commuterline masih terus dipersoalkan publik. Kemarin seorang warga Depok menemui Commuterline.com meminta media ini mendesak pengelola stasiun untuk mengganti semua “bangku” stasiun  yang terbuat dari alumunium yang hanya bisa untuk menyandarkan bokong tersebut. “Istri saya hamil dan saya melihat pihak kereta api seperti tak perduli dengan kondisi penumpang seperti ini,” katanya . ” Memang di beberapa stasiun ada bangku dari kayu tapi itu terbatas, harusnya semua diganti,” kata pria bernama Karisan itu.

Kehadiran bangku dari alumunium muncul seiring pembenahan stasiun dan kereta commuterline. Kehadiran bangku ini sebenarnya sudah banyak diprotes. Tapi pihak PT KAI mempertahakan dengan alasan antara lain, penumpang juga hanya sebentar di stasiun, apalagi di stasiun transit. Karena itu walau banjir protes akhirnya semua bangku kursi atau besi yang selama ini ada dicabut atau dikurangi.

Menurut seorang staf PT KAI pergantian bangku menjadi bangku sekadar senderan itu bagian dari perjanjian PT KAI dengan pihak vendor yang menangani proyek di PT KAI.  Itu sebabnya PT KAI mesti patuh pada komitmen tersebut.

PT KAI seperti lupa bahwa tidak semua orang bisa dan kuat bersandar. Apalagi penumpang kereta juga banyak terdiri orang lanjut usia yang secara fisik memerlukan tempat untuk meletakkan pantat jika menunggu kereta. “Apalagi kalau keretanya lama seperti di Manggarai ini,” ujar seorang ibu yang mengaku bernama Ira, 60 tahun,  yang tengah menunggu kereta ke Bekasi. Ia menunjuk bangku kayu yang sudah diduduki sejumlah penumpang.

Sejumlah penumpang tetap berharap bangku alumunium itu diganti dengan bangku yang bisa membuat orang duduk. “Semoga PT KAI mendengar orang seperti saya ini,” kata Ira. (kis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates