Info Terbaru

Ini Ukuran Koper Yang Bisa Masuk Commuterline Jika Mau Naik Kereta Bandara

Banyak para penumpang kereta yang bertanya, apakah jika mereka akan naik kereta bandara dan menggunakan commuterline boleh membawa koper besar.

Sebelumnya penumpang commuterline memang dibatasi dalam membawa barang dan koper dalam hal ukuran. Bahkan untuk barang-barang yang dibungkus tas plastik, ukurannya telah ditetapkan dengan ketat. Para penjaga stasiun Tanahabang misalnya, tak segan-segan akan menolak mereka yang membawa tas plastik besar ke dalam  stasiun karena  akan mengganggu penumpang.

Khusus untuk koper, sejak adanya kereta bandara, dengan rute untuk sementara dari Stasiun BNI City-Bandara Soekarno Hatta, PT Kereta Commuterline Indonesia sebenarnya sudah melonggarkan dimensi koper yang bisa dibawa. Kereta Bandara sendiri beroperasi sejak 2 Januari lalu. “Kami sebenarnya sudah melonggarkan aturan besarnya koper untuk memberi kenyamanan penumpang yang akan menggunakan kereta bandara,” kata Direktur Utama PT KCI Muhammad Nurul Fadhila.

Ada pun aturan yang ditetapkan adalah, pertama, pengguna commuterline tetap dapat membawa barang yang bisa dijinjing sendiri atau diletakkan pada rak bagasi dengan ukuran maksimum 100cm x 40cm x 30cm.

Kedua,  menyangkut koper, PT KCI menetapkan koper yang bisa dibawa adalah dari ukuran kabin yaitu 18 inci, 19 inci, dan 20 inci hingga ukuran super besar 48cm x 74cm x 29cm.

Total barang bawaan yang diperbolehkan dibawa adalah  sebanyak dua barang ukuran hingga maksimum 100cm x 40cm x 30cm dan dua koper ukuran hingga maksimum 48cm x 74cm x 29cm. Barang-barang yang dibungkus seukuran koper dilarang  masuk dalam commuterline.

Muhammad Nurul Fadhila menyatakan dengan adanya tambahan keleluasaan membawa koper ini, ia mengharap masyarakat tak perlu waswas jika akan naik kereta bandara dengan sebelumnya menggunakan fasilitas kereta commuterline atau sebaliknya, naik kereta bandara dan kemudian berpindah naik kereta commuterline.

Pengamatan commuterline.com hingga kini para penumpang memang lebih banyak naik kendaraan roda empat ke Stasiun BNI City. Bisa jadi itu karena stasiun tersebut belum terintegrasi dengan stasiun para penumpang commuterline naik dan turun. Jika kelak Stasiun Manggarai telah menjadi tempat transit kereta bandara, misalnya, dipastikan publik, terutama yang selama ini menggunakan moda angkutan kereta, akan memakai kereta commuterline jika akan menggunakan kereta bandara. (RIM)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates