Info Terbaru
KRL Commuter Kota-Cikarang Belum Mulus

KRL Commuter Kota-Cikarang Belum Mulus

Warga Cikarang dan sekitarnya perlu bersabar menikmati commuterline dengan jadwal kedatangan yang pasti. Fasilitas parkir dan peron masih jauh dari memadai.Keterlambatan Commuterline sudah terjadi sejak kereta ini dioperasikan mulai Ahad, 8 Oktober kemarin.  Rute baru ini adalah Kota-Cikarang yang melewati empat stasiun baru, yaitu,  Stasiun Bekasi Timur,  Stasiun Tambun, Cibitung, dan Cikarang.

Keterlambatan itu misalnya terjadi tadi siang di Tambun. Kereta yang mestinya berangkat pukul  13.17 baru berangkat hampir 20 menit kemudian. “Maklum, mungkin baru belajar,” kata Rekoni, warga Tambun berkelakar.

Kendati demikian, warga Tambun ini bersyukur akhirnya Commuterline sampai juga ke Tambun. Biasanya Rekoni mesti pergi ke Stasiun Bekasi atau naik angkutan umum yang bisa memakan waktu tiga jam hingga ke kantornya di daerah Blok M.

PT KAI tampaknya memang belum sepenuhnya siap menjalankan trayek ini. Bukan saja kereta masih terlambat,  fasilitas stasiun pun belum semuanya siap. Stasiun Tambun dan Cibitung misalnya, peronnya masih ala kadarnya. Tempat parkin pun jauh dari memadai. Sejumlah warga Cibitung dan Cikarang menggunakan kesempatan ini untuk membuka tempat penitipan pakir. PT KCI memprediksi rute baru ini menambah sekitar 3.000 penumpang baru yang naik dari empat stasiun itu.

Adanya rute baru ini memang sangat membantu warga Cikarang, Tambun dan sekitarnya untuk tak hanya bebas dari kemacetan jalan raya, juga menghemat ongkos. “Selama ini setidaknya saya mengeluarkan uang Rp 40 ribu untuk pulang pergi ke kantor, sekarang hanya sekitar 15 ribu, termasuk penitipan sepeda motor,” kata Miadu, warga perumahan Griya Tambun.

Terlambatnya kedatangan dan keberangkatan kereta tak ayal membuat kereta penuh luar biasa. Tadi pagi, misalnya, banyak penumpang di stasiun Tambun memilih untuk tidak naik kereta pukul 7.00 karena kereta sudah penuh. “Mudah-mudahan lama-lama tidak telat lagi,” kata Miadu. Miadu juga meminta PT KAI tetap mengikutsertakan petugas keamanan di kerata khususnya untuk kereta  yang berjalan malam. “Karena saya merasa masih rawan,” ujarnya. (sit)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates